RSS

Tag Archives: manfaat ekonomi

Catatan Pengantar Ilmu Ekonomi (I)

Pengertian Ekonomi

1.Etimologis

Oikos =keluarga, rumah tangga.

Nomos = peraturan, aturan, hukum.

Oikos Nomos = aturan rumah tangga, manajemen rumah tangga

2.Adam Smith

Penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara.

3.Paul A. Samuelson

Studi mengenai cara-cara yang ditempuh oleh masyarakat untuk menggunakan sumber daya yang langka guna memproduksi komoditas atau barang-barang yang bermanfaat serta mendistribusikannya kepada semua orang

> Berdasarkan definisi ekonomi ini, muncuk 3 permasalahan fundamental, yaitu :

a. Whatcommodities shall be produced and in what quantities? ( Barang-barang apa yang akan diproduksi dan seberapa banyak?)

b. How shall good be produced? ( Dengan cara bagaimakah barang-barang itu dihasilkan?)

c. For whom shall goods be produced? ( Untuk siapakah barang-barang yang dihasilkan itu nantinya?)

Pembagian Ilmu Ekonomi

1.Descriptive Economics ( Ilmu Ekonomi Deskriptif )

Di sini dikumpulkan semua kenyataan yang penting tentang topik tertentu.

Contoh : Industri katun di India, Sistem pertanian di Bali.

2.Economic Theory ( Ilmu Ekonomi Teori )

Di sini memberikan penjelasan yang disederhanakan tentang caranya suatu sistem ekonomi bekerja dan ciri-ciri yang penting dari sistem seperti itu.

Ilmu ekonomi teori dibagi lagi menjadi dua bagian, yaitu :

a. Ekonomi Mikro

Membahas tentang cara bekerjanya sistem ekonomi secara partikular. Obyek material ekonomi mikro adalah individu per individu atau perusahaan per perusahaan.

b. Ekonomi Makro

Membahas tentang cara bekerjanya sistem ekonomi secara universal / keseluruhan. Obyek material ekonomi makro dimulai dari mempelajari susunan perekonomian dari segala sudut.

Perbedaan yang paling pokok antara keduanya adalah tentang luas sempit ruang lingkupnya masing-masing. Ibarat hutan, teori ekonomi mikro mempelajari pohon-pohonnya, sedangkan teori ekonomi makro mempelajari hutannya itu sendiri.

Contoh : 10 pekerja perusahaan “QWERTY” pindah ke perusahaan “ASD”, maka yang dibahas oleh ekonomi mikro adalah di perusahaan “QWERT” sedang terjadi kekacauan yang mengakibatkan para pekernya keluar dan pindah ke perusahaan “ASD”. Menurut ekonomi makro, karena analisisnya berkenaan dengan perekonomian sebagai suatu keseluruhan, akan mengatakan tidak terjadi apapun. 10 pekerja keluar dari “QWERTY” sedang “ASD” kedatangan 10 pekerja, hasilnya nol, tidak ada apa-apa.

3.Applied Economics ( Ilmu Ekonomi Terapan )

Di sini kita mencoba mempergunakan rangka dasar umum dan analisis yang diberikan oleh ekonomi teori untuk menerangkan sebab-sebab dan arti pentingnya kejadian-kejadian yang dilaporkan oleh para ekonomi deskriptif. Sederhananya, penggunaan ekonomi teori terhadap kejadian ekonomi sehari-hari

Manfaat Ilmu Ekonomi

1. Perorangan

Dalam pengambilan keputusan-keputusan di dalam hidupnya, seringkali pertimbangan-pertimbangan ekonomis amat berpengaruh.

Contoh : apa yang dimakan hari ini

Faktor-faktor ekonomi juga menjadi di dalam pertimbangan-pertimbangan ekonomi.

Contoh : keuntungan dan kerugian, selera, gaya hidup, bakat, dll.

2. Dunia Usaha

Tujuan seorang pengusaha adalah memperoleh laba. Dalam rangka memperoleh laba tersebut, di sinilah hadir ilmu ekonomi.

Contoh : Memastikan bentuk pasar apa yang dihadapi pengusaha tersebut, penentuan harga produk, penentuan pemasaran produk, penentuan upah karyawan, dan sebagainya.

3. Bangsa dan Negara

Faktor-faktor ekonomi amat berpengaruh pada kemampuan suatu bangsa untuk menangani masalah-masalah dalam dan luar negerinya. Kemajuan ekonomi menjadi penopang untuk negara bangkit sebagai negara besar atau sebaliknya, terbukti dengan adanya pembagian golongan negara maju, negara berkembang, dan negara terbelakang.

Metode Ilmu Ekonomi

1. Induktif

Bercorak sintesis. Berpangkal dari kenyataan-kenyataan yang dikumpulkan dan dilacak hubungannya.

2. Deduktif

Bercorak analitis. Berpangkal pada dalil atau hipotesis, setelah itu diujicobakan terhadap kenyataan-kenyataan yang berhubungan dengan dalil tersebut.

Paham-Paham Ilmu Ekonomi

1. Merkantilisme

Peran kunci terdapat pada industri dan perdagangan, sehingga negara harus campur tangan dalam dunia bisnis. Negara harus lebih banyak menjual daripada membeli.

2. Fistokrat

Pertanian adalah sektor yang menghasilkan uang, sehingga alam adalah sumber kekayaan. Pengendalian atas perdagangan akan menghambat perkembangan ekonomi.

3. Liberal (Ekonomi Klasik)

> Kekayaan bukan muncul dari perdagangan atau tanah, tetapi dari kerja manusia, karena dari kerja manusia maka tanah dan perdagangan dilakukan.

> Setiap individu dipersilakan mengejar kepentingan pribadinya, untuk menggunakan modal yang dimilikinya dan memperoleh apa yang diinginkannya.

> Terdapat invisible hands.

4. Kapitalis

Dengan ekonomi liberal pemilik modal berlomba mendirikan perusahaan dan ciri khasnya adalah kemakmuran.

5. Sosialis dan Komunis

Dibangun masyarakat tanpa kelas, semua adalah proletar (kaum bawah) dan kekuasaan di tangan proletar.

6. Neo Klasik

> Jika terjadi masalah ekonomi, maka biarkan ekonomi itu sendiri yang memperbaiki.

> Bebas, akan tetapi tetap memerlukan peran pemerintah. ( Fiskal dan Moneter )

Para Pelaku Ekonomi

1. Produsen

Pelaku yang di dalam suatu kegiatan ekonomi berfungsi sebagai pihak yang mengorganisasikan input dan menyediakan barang dan jasa, untuk nantinya dinikmati oleh konsumen.

2. Konsumen

Para pemakai barang dan jasa yang dihasilkan oleh kaum produsen.

3. Pemerintah

Memiliki tugas untuk mengatur, mengawasi, dan mengendalikan roda perekonomian.

4. Swasta

Pihak yang menjalankan roda perekonomian.

Peranan swasta dan pemerintah bergantung pada paham ilmu ekonomi yang digunakan. Di negara penganut sosialisme dan komunisme, peranan pemerintah di lapangan perekonomian amatlah besar, sebaliknya di negara penganut liberal atau kapitalis, peranan swasta yang lebih besar.

Barang

> Pengertian barang adalah benda-benda yang dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan manusia

> Kegunaan barang dapat dirinci menjadi 5 bagian, yaitu

a. Form Utility

Sesuatu barang menjadi berguna bagi manusia sebab bentuknya memenuhi syarat, atau sesuatu benda menjadi berguna bagi manusia setelah bentuknya diubah untuk disesuaikan dengan keadaan.

Contoh : Tanah yang setelah dicetak dan dibakar menjadi batu merah lalu bermanfaat untuk pembuatan tembok.

b. Time Utility

Sesuatu barang menjadi bermanfaat bagi manusia karena segera digunakan atau karena disimpan dahulu untuk nanti digunakan pada saat yang tepat.

Contoh : Buah mangga yang masak, harus segera dimakan sebelum busuk atau penggunaan payung yang hanya bermanfaat pada waktu terik panas/hujan.

c. Place Utility

Sesuatu barang menjadi bermanfaat bagi manusia karena tempatnya atau karena sudah dipindahkan tempatnya.

Contoh : Palu dan paku di bengkel atau baju dengan kain wol yang tebal, lebih bermanfaat di wilayah kutub daripada daerah tropis.

d. Own Utiliity

Sesuatu barang itu menjadi bermanfaat bagi manusia karena barang tersebut dimiliki dan tidak lagi (kurang) berguna jika tidak dimiliki.

Contoh : Cincin kawin atau cincin warisan. Bagi diri sendiri, cincin itu dipandang sangat berharga, bahkan terkadang melebihi harga aslinya, namun bagi orang lain, cincin tersebut merupakan cincin biasa.

e. Element Utility

Sesuatu barang menjadi bermanfaat bagi manusia karena unsur yang dimiliki barang tersebut.

Contoh : tanah di Kalimantan Barat yang penuh kadar humusnya atau tanah di Arab Saudi yang mengandung minyak bumi.

KLIK untuk baca lanjutannya..

 
1 Comment

Posted by on April 16, 2012 in Uncategorized

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 177 other followers